4 oktober 2010 - aku hari ni sibuk cerita sama pipi tentang cerpen-cerpen yang pernah kami baca , ya semacam berbagi cerita gitu deh pokoknya , tapi cerpen yang diceritain pipi yang paling aku suka tuh yang ini :
" sayang, apa kamu benar benar sayang sama aku?"
" tentu saja aku sayang sama kamu"
" Tapi kamu selalu cuek sama aku, kamu gak pernah memikirkan aku, kamu ga peduli dengan aku, gak peduli dengan semua yang aku lakukan, bahkan kamu gak pernah cemburu saat aku mengatakan akan pergi dengan cowok lain, apa itu yang namanya sayang? kamu sudah berubah, gak seperti dulu lagi !!"
Emosi ku sudah tak bisa terkontrol lagi, air mata semakin deras menetes dipipiku, dia hanya terdiam. mungkin sedikit kaget mendengar omonganku yang agak berteriak.
" Kenapa kau hanya diam sayang? apa kamu sudah gak sayang lagi sama aku?"
" kamu tenang dulu yah, "
Dia tak menjawab apapun, ditariknya badanku dan dibiarkannya bersandar dibahunya yang lapang, aku merasakan detak jantung yang tak beraturan.
aku mulai ragu akan sikapnya, terlebih dia tak pernah merasa cemburu saat aku bilang akan pergi dengan cowok lain. apa itu yang namanya sayang ?
pagi itu aku terbangun karna sinar mentari menelusup masuk kamar kos ku melalui ventilasi diatas jendela. mataku masih sembab, tadi malam aku menangis hingga tertidur. kembali teringat peristiwa semalam, tapi aku tak bisa menangis lagi. mungkin karena air mataku sudah habis kukuras semalam.
drrt.. drrt...
1 pesan singkat kuterima pagi itu, aku masih terbaring diatas tempat tidur, kuraih handphone diatas meja dekat tempat tidurku.
" sayang,,, "
" bukannya aku aku sudah tak sayang lagi sama kamu, sampai detik ini pun aku masih sangat menyayangimu.
mungkin aku gak memikirkanmu, itu menurutmu. tapi kau tau, disini aku selalu memikirkan keadaanmu, setiap saat. sebelum tidur, bangun tidur aku selalu inget kamu, tak pernah aku melupakanmu sedetikpun .
mungkin aku terlalu cuek dan gak peduli denganmu, itu menurutmu, tapi kau tau aku selalu mencari tau apa yang kau lakukan diluar sana, dengan siapa dan kemana kau pergi hari ini. itu karena aku sangat mengkhawatirkan kamu.
mungkin aku gak pernah cemburu, saat kau mempunyai teman pria. itu menurutmu. tapi kau tau, aku sangat cemburu dan sakit saat kau mengatakan kau akan pergi dengan pria lain, ingin rasanya aku marah, tapi percuma karena aku tak tau apa yang kamu lakukan disana. disini aku cuma bisa berdoa, semoga kamu setia dan gak macam macam disana. aku tak mau menjadi protektiv padamu, karena aku tak ingin kau menjauhiku.
aku tau kamu pasti paham mana batas batasnya. modalku cuma yakin dan percaya sama kamu, sayangku..."
tak terasa air mata menetes dipipiku, lagi. ku mengumpulkan cukup kekuatan untuk membaca kelanjutan smsnya .
" Sejak awal aku serius menjalani hubungan ini, aku tau aku jauh dari sempurna, tapi aku pengen memberikan yang terbaik untukmu, ingin melihat mu selalu tersenyum. berusaha membuatmu senang didekatku, melindungi mu dengan segenap tenaga yang aku punya saat ini. kamu sangat berarti untuku. kamu adalah harapan ku.
Sampai kapanpun aku tak akan pernah berubah, akan selalu sayang kamu. tak akan pernah berubah untuk jaga komitmen hidup bahagia dengan kamu kelak.
Sayang, kamu memang kecil, tapi punya makna yang besar bagiku. sekarang masih kah kau mengijinkanku menjadi pendamping hidupmu dan menemanimu?"
aduh ceritanya bagus banget deh , aku suka :)
cerita ini masih terbayang-bayang sama aku , gimana ya kalo aku yang ngalamin hal yang sama seperti cerpen yang diceritain pipi tadi ? tau dong , aku ini orangnya possesive banget , bahkan kadang-kadang bisa jadi over protektive, gimana kalo aku tahan semua itu demi buat dia senang , dan ngerasa gak dikekang ? aduh yakin deh pasti susah banget -,
nah yang aku fikirin tadi rupanya terjadi juga , aku buka hp dia , rupanya masih banyak send all arini yang pastinya aku nggak dapat , ihh apaan sih tu cewek -,- dan banyak juga sms singkat yang dijawap arini hasil pertanyaan cowok aku ni-, aduh jadi keinget beberapa terakhir ini aku mulu yang nanya , kamu nggak pernah , tapi sama arini gampang aja gitu nannyanannya -.- gue jealous sayang :( tapi nggak aku nampak in , sengaja :') aku mau coba ngelakuin apa yang diceritain pipi tadi :') nggak sempat sampai bawah bacanya , kamu udah nyesak yaudah aku kasih aja deh tuh hape lagi :)
aku lihat keseberang sana masih ada jady , aku tengok-tengok kok kamu nggak ada , tapi agak jauh dari tempat jady berdiri aku nampak kepala fajri , tapi kok nggak nampak kamu ya ? nggak sadar rupanya aku udah dijemput , yaa nggak bisa deh mantau kamu lagi ;( pas lewat aku nampak kamu disamping fajri . disitu banyak cewekcewek , tapi yang aku tau cuma tika sama arini . duuhh kamu sedang cerita apa sama mereka ? apa yang kamu lakuin disana ? aku nggak tau ;( tapi aku penasaran banget ;(
akuu jujur cemburu sayang :'( tapi aku nggak mau nampakinnya sama kamu , aku mau lakuin hal sama seperti yang diceritain pipi itu :) aku mau jadi sosok yang lebih dewasa , yang nggak mau dikit-dikit cemburu meskipun aku masih sulit untuk itu :'( apalagi menjelang 6bulan kita , aku nggak mau nyari masalah hanya karna sifat pencemburu aku yang gak terkontrol ini sayang ;(
karna aku sayang banget sama kamu :* aku percaya kamu nggak akan lakuin hal yang macem-macem sama cewek lain dibelakang aku :) kepercayaan aku seutuhnya udah punya kamu kok :) makanya aku pesen sayang , meski nanti kamu melihat aku sudah tak pernah secemburu biasanya , jangan fikir macam-macam tentang aku ya :) lubuk hati paling dalam , sifat pencemburu aku masih sulit untuk dihilangkan :) semua kecemburuan aku tahan demi buat kamu senang :) aku pengen kamu bebas bergaul dengan siapa aja , dan tetap jaga kepercayaan yang aku kasih , karna aku udah terlalu sayang sama kamu :*
buat pipi : makasih ya udah ngasih opy cerita bahkan sebagai pelajaran hidup :)